TOU 2 Tugas 2 " Studi Kasus "

06.57
Kasus 1 : TeamWork Perawat Rumah Sakit Umum Daerah X
Studi Kasus dari kasus 1 ini adalah Rumah sakit umum daerah x ini memiliki visi yang diminati oleh masyarakat, RSUD X ini selalu membenah diri untuk menjadi yang lebih baik dari RSUD yang lainnya namun RSUD X ini memiliki banyak keluhan dari para pasien berdasarkan hasil wawancara dimana para pasien mengeluh akan ketidakpuasan terhadap kualitas pelayanan di RSUD X terutama bagian keperawatan. Para perawat berdasarkan hasil survei bahwa perawat di RSUD X belum menemukan adanya Kerjasama dan komunikasi yang baik,kurang memiliki rasa saling percaya, dan saling mendukung,kurang mengetahui Visi dan misi organisasi, dan merasakan teamwork yang kurang efektif di RSUD X. Dan berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa
perawat,Staff,pegawai dan pasien faktor utama yang menyebabkan itu semua adalah Sikap tidak peduli dan saling menyalahkan antar perawat,kurang adanya keinginan dan kesadaran untuk menyelesaikan konflik, kurang adanya kesadaran para perawat akan pentingnya kerja sama dan komunikasi sehingga sering menimbulkan konflik serta hubungan antar perawat yang dirasakan kurang harmonis yang menggambat terjalinnya kerja sama merupakan indikator masalah yang sebenarnya dihadapi oleh pihak RSUD.
Kesimpulan dan Saran : dimana dapat di simpulkan  bahwa visi dari RSUD X sudah dapat diterima oleh banyak masyarakat akan tetapi visi tersebut belum bisa tercapai karena adanya beberapa konflik di antara para Perawatnya sehingga visi tersebut belum dapat tercapai. Sarannya adalah seharusnya pihak RSUD X dan Para perawatnya harus menyadari dan saling peduli agar dapat memenuhi kepuasan para pasien sehingga dapat memenuhi visi dari rumah sakit tersebut dan yang paling utama adalah TEAMWORK dari semua pihak RSUDX untuk memenuhi Visinya tersebut

Kasus 2 : Hartoyo Sebagai Manajer
Pertanyaan Kasus :
1.       Gaya kepemimpinan macam apa yang di gunakan oleh hartoyo? Bagaimana keuntungan dan kelemahannya? Bandingkan motivasi bawahan hartoyo  sekarang dan dulu waktu di tentara?
2.       Konsekuensi apa, bila hartoyo tidak dapat merubah gaya kepemimpinannya? Apa saran saudara bagi perusahaan untuk merubah keadaan?
Jawaban pertanyaan Kasus :
1.       Gaya kepemimpinan Hartoyo sebagai manajer itu adalah Mau menang sendiri dan telalu egois akan keputusannya sendiri dan pengambilan keputusannya tidak sesuai dengan para karyawannya, Keuntungannya Hartoyo orang yang tegas dan teguh akan pendiriannya sendiri. Kelemahannya adalah karena terlalu mementingkan kemauannya sendiri maka banyak yang tidak suka akan keputusan hartoyo yang seenaknya sendiri. Bawahan hartoyo disaat masih di tentara adalah para bawahan tentara akan mengikuti apapun aturan dan keputusan yang di buat oleh hartoyo namun apabila sudah di perusahaan beda dengan di tentara karena di perusahaan membutuhkan kerja sama karyawan apabila aturan dari hartoyo tidak disukai oleh karyawan. Karyawan pun malas untuk bekerja di perusahaan tersebut.

2.       Konsekuensinya adalah apabila di perusahaan para karyawan tidak akan memberikan kinerja yang maksimal dalam bekerjanya karena terlalu dikekang oleh aturan hartoyo, saran dari saya adalah hartoyo harus merubah prinsipnya dulu di tentara dengan prinsip yang baru di perusahaan dimana hartoyo apabila mengambil keputusan harus di musyawarahkan dengan para karyawannya harus memberikan salah satu masukan dari karyawan sehingga para karyawanpun senang dengan keputusan yang di ambil oleh hartoyo

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Diharapkan Komentar Sesuai Dengan Judul dan Isi
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.